DETAIL BERITA

Teknologi Banyak Geser Tenaga Kerja, Ini Tanggapan OJK

Teknologi Banyak Geser Tenaga Kerja, Ini Tanggapan OJK


Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi kian tak terbendung. Bahkan sudah merambah ke sektor industri keuangan ditandai dengan maraknya fintech atau teknologi keuangan (financial technology).

 

Selain itu, teknologi dalam sektor ini juga banyak menggeser tugas tenaga kerja manusia. Saat ini, banyak aktivitas misalnya di perbankan yang tidak lagi harus dilakukan di kantor cabang. Tentu jumlah teller di bank bisa dikurangi.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida, menuturkan teknologi di bidang keuangan memang banyak mengambil alih fungsi tenaga kerja manusia. Namun, juga menciptakan banyak lapangan kerja yang baru di waktu yang sama.

"Ini akan membuat lapangan kerja baru. Memang teknologi akan menggantikan kerja manusia. Tapi banyak teknologi yang bisa menampung sumber daya manusia (SDM)," kata Nurhaida dalam sebuah acara Seminar Nasional di Fintech Center, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Dia menegaskan, hal tersebut menjadi tantangan baru untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia agar tidak tertinggal dari negara tetangga antara lain Vietnam, Thailand, Malaysia dan Filipina.

"Tentu di sini kemampuan SDM (penting). Namun ironisnya, belum menjadi perhatian kita. Human resources kita tingkat kemampuan yang masih rendah dan perlu ditingkatkan karena dari angkatan kerja sekitar 60 persen itu human resources itu (lulusan ) SMP ke bawah," ujar dia.

Dia mengungkapkan, saat ini kapasitas tenaga kerja manusia yang ada masih terbatas. "Oleh karena itu tentu merupakan kewajiban bersama untuk bisa meningkatkan SDM kita," kata dia.

 

Reporter: Yayu Agustini Rahayu